Rabu, 15 September 2010

Album Ketiga Sheila On 7-->07 Des

Artist : Sheila On 7 
Album : 07 Des 
Label : Sony Music Indonesia 
Released Date : 2002

07 Des adalah album musik karya Sheila on 7. Dirilis pada tahun 2002. Dengan hits single lagu Seberapa Pantas dan Tunjukkan Padaku. Judulnya 07 Des. Itulah album Sheila On 7 yang ketiga. Kini tidak hanya Eross saja yang menciptakan lagu, tapi semua personil ikut andil. Penggarapannya sempat "tergoyang" dengan banjir yang melanda studio rekaman. Nah, "greget" apa yang ditampilkan Sheila On 7 di album terbarunya ini?

Kalau ada pelesetan Sheila On 7 berubah menjadi Sheila On Millions memang sah-sah saja. Kelima anak muda asal Yogyakarta ini memang sudah mencetak jutaan kopi untuk dua album sebelumnya, yaitu
Sheila On 7 (1999) dan Kisah Klasik Untuk Masa Depan (2000). Kini mereka siap menggeber lagi dengan album terbarunya.

Disela-sela padatnya jadwal manggung mereka, awal tahun 2002 Sheila on 7 kembali mempersiapkan album ketiga yang bertitel “07 Des” dan dirilis pada tahun 2003. Kali ini lagu yang ditawarkan lebih bervariatif dengan track list yang lebih padat dari album-album sebebelumnya. Seiring berkembangnya karya dan musikalitas yang mereka mainkan, tanpa menghilangkan karakter musikalitas Sheila on 7 yang kental, pada album ini semua personil Sheila on 7 juga terlibat dalam pembuatan lagu, masing-masing personil menyumbangkan karya mereka di album ini. Alhasil, dengan karya yang bervariatif Sheila on 7 kembali menuai sukses dengan penjualan album diangka 1,7 juta kopi dalam kurun waktu beberapa bulan. Ini membuktikan bahwa dalam kurun waktu kurang lebih 4 tahun Sheila on 7 telah mencetak ketiga album tersebut dengan penjualan setiap albumnya rata-rata diatas satu juta kopi. Ini merupakan sebuah prestasi cemerlang sekaligus sebagai grup/ kumpulan yang pertama kali dan satu – satunya yang telah memecahkan penjualan album di atas satu juta kopi di setiap albumnya hingga saat ini.



07 DES
Boleh dibilang tanggal ini menjadi tanggal keramat buat Eross (gitar), Duta (Vokal), Adam (Bass), Sakti (Gitar), dan Anton (Drum). Karena pada hari itulah, di tahun 2001 mereka mulai masuk studio rekaman untuk menggarap album ini.

Adakah yang berubah di album ini dibandingkan dua album sebelumnya?

"Bukannya berubah, tapi lebih tepatnya musik kami mengalami pergeseran dan perkembangan. Dan hal ini sangat natural, karena dari usia kita bertambah, referensi musik masing-masing personil semakin bertambah, demikian juga dengan skill kita. Itulah yang sekarang tercakup di album ini, " jelas Eross yang menulis kebanyakan lagu di albumnya.

Pergeseran ini terlihat misalnya, Duta sekarang tidak hanya bercuap-cuap sebagai vokalis, tapi juga menulis lagu. Demikian juga dengan Adam, Sakti, dan Anton, yang juga menyumbangkan lagu milik masing-masing. Untuk urusan vokal, kini tidak hanya Duta yang unjuk suara, tapi Eross, Sakti, dan Anton juga turut bernyanyi walau hanya satu bait di lagu masing-masing.

Musik yang mereka tampilkan masih mengandalkan sound-sound vintage, yang tentunya ditampilkan dengan gaya khas Sheila On 7. Mereka juga melakukan eksplorasi musik country. Beberapa lagu juga dihadirkan dengan isian string. Salah satunya adalah isian string yang diaransemen oleh Erwin Gutawa dalam lagu berjudul Seberapa Pantas, yang tak lain adalah lagu jagoan dari album ini.

"Isian string (orkestra) bukan sekedar untuk gaya-gayaan, tapi memang dibutuhkan untuk menambah "nyawa" bagi suatu lagu, " kata Duta.

Keterlibatan Erwin ini bukan pertama kali. Di album Klasik Untuk Masa Depan, Erwin menggarap string untuk lagu Shepia dan Tunjuk Satu Bintang.

Selain Erwin Gutawa sebagai musisi tamu, ada juga beberapa musisi pendukung lainnya seperti Saunine String Quartet, dan Rejoz (pemain perkusi The Groove). Permainan perkusi Rejoz ini bisa disimak dalam lagu berjudul Percayakan Padaku.

Seberapa Pantas yang diciptakan oleh Eross menceritakan tentang seorang cowok yang suka merasa sok hebat, tapi kemudian kena batunya setelah ketemu dengan seorang cewek yang membuat dirinya jatuh bangun. Yang menarik di lagu ini adalah bahwa muatan emosinya tidak bisa ketebak, bisa naik-turun. Dibuka dengan melodi bertempo lambat, kemudian disusul geberan tempo cepat pada bagian reffrain, dan kembali menurun pada bagian bridge-nya.

Duta menciptakan lagu berjudul Seandainya. Lagu ini diciptakan saat tur ke kota Padang. Ia mengaku bahwa untuk urusan menciptakan lagu ini ia meminta bantuan konsultasi Eross.

Dari segi vokal, Duta mengaku aransemennya sekarang lebih matang, baik dari segi lead maupun backing vocal. Bahkan untuk menampilkan aransemen vokal yang bagus saat manggung, mereka berencana merekrut dua orang backing vokal.

Adapun Sakti menciptakan lagu berjudul Buat Aku Tersenyum, yang ia buat bangun pagi di rumahnya. Tidak sampai satu jam lagu itu berhasil ia ciptakan. Menurut gitaris ini, musik yang ditampilkan di album yang sekarang lebih bervariasi. Misalnya ada beberapa lagu yang direkam secara semi-live. Ia pribadi juga menyukai sound-sound gitar yang ada, yang menurutnya sederhana namun klasik.

Kalau Anton ceritanya lain lagi. Ia menciptakan lagu berjudul Mari Bercinta, yang inspirasinya didapat saat tur ke Brunei. Waktu itu kebetulan Eross membawa gitar dan amply, dan secara spontan ia menemukan chord-chord yang akhirnya menjadi lagu tersebut.

"Di lagu itu aku isi dengan permainan perkusi pada fill interludenya, sehingga lebih seru," kata drummer yang juga memberikan sentuhan musik piano pada lagunya. "

Anton yang pengagum Jeff Porcaro dan Simon Phillips (drummer TOTO) ini mengaku puas dengan album 07 Des, terutama tentu saja dari permainan drumnya. "Akustik dan groove permainan drum-nya dapat banget," sambungnya.

Sedangkan Adam yang sudah pengalaman menulis lagu di album sebelumnya menciptakan lagu berjudul Bapak-Bapak. Lagu dengan besutan irama rock n' roll ini isinya menceritakan tentang himbauan kepada para bapak untuk tidak menghalangi hubungan cinta anaknya. Menurut Adam, album sekarang ini lebih tegas dalam menyampaikan suatu tema. Dan setiap lagu mempunyai karakter yang kuat.

Selain lagu-lagu yang telah disebutkan diatas, album terdiri dari 14 lagu ini menyimpan lagu-lagu kuat lainnya yang patut disimak. Saat Aku Lanjut Usia, misalnya. Lagu ini diciptakan Eross setelah ia melihat sepasang suami istri berusia lanjut yang berjualan kacang di pinggir jalan, yang menurutnya pemandangan yang sungguh romantis. Lagu ini bernuasakan musik country. Lagu bernuasakan musik yang sama juga bisa didengarkan dalam lagu berjudul Pria Kesepian.

Dalam lagu berjudul Hingga Ujung Waktu, Eross berusaha memaksimalkan pemahamannya tentang lirik tersebut dan berusaha semua personil memainkan dengan interpretasi sebebas mungkin tapi tetap dalam satu alur. Dan hasilnya adalah, sebuah lagu dengan muatan emosi yang kuat, dengan modulasi progresi chord yang benar-benar baru!

18 MARET 2002
Selain tanggal 07 Des, 18 Maret juga tanggal yang tak kalah bermakna buat Sheila On 7. Karena pada tanggal tersebut, album 07 Des resmi diluncurkan. Suatu perjuangan yang lumayan berat dan sempat mengalami kendala dengan datang banjir yang menimpa studio rekaman. Untung bakal masterpiece mereka selamat, namun mereka harus memindahkan proses mixing ke tempat lain. Adapun proses mastering sendiri dilakukan di Australia.

Dengan album baru, tentunya ada harapan baru. Eross, Duta, Adam, Sakti, Anton ingin terus menyenangkan orang dengan memberikan hiburan lewat album ini. Tak hanya itu, kali ini mereka juga mengajak penikmat musiknya untuk lebih memikirkan kehidupan. Ini tercermin lewat simbol bumi yang dinaungi payung kecil.

"Payung kecil diatas bumi itu simbol alat untuk mengayomi dunia. Dengan payung kecil itu tentu saja tidak cukup memayungi bumi yang luas. Untuk itu Sheila On 7 mengajak semua orang untuk sama-sama saling melindungi dan "mendinginkan" bumi," jelas Eross.
Track List

1. Tunjukkan Padaku
2. Hingga Ujung Waktu
3. Seberapa Pantas
4. Seandainya
5. Buat Aku Tersenyum
6. Saat Aku Lanjut Usia
7. Mari Bercinta
8. Trimakasih Bijaksana
9. Takkan Pernah Menyesal
10. Tentang Hidup
11. Bapak-Bapak
12. Percayakan Padaku
13. Pria Kesepian

Album Kedua Sheila On 7-->Kisah Klasik Untuk Masa Depan

Artist : Sheila On 7 
Album : Kisah Klasik Untuk Masa Depan
Label : Sony Music Indonesia 
Released Date : 2000

Kisah Klasik Untuk Masa Depan adalah album musik karya Sheila on 7. Dirilis pada tahun 2000. Dengan hits single lagu Sahabat Sejati, Bila Kau Tak Disampingku, dan Sephia. So7 sampai album ini masihdigawangi oleh Anton (drum), Erros (gitar), Sakti (gitar), Adam (bass) dan Duta (vokal). Mereka menjadi kebanggaan kota Yogyakarta sebagai salah satu grup band asal luar Jakarta yang sangat sukses. Bahkan So7 bertekad untuk tetap berhome base di Yogyakarta.

Melihat gebrakan yang dilakukan Sheila on 7 menimbulkan banyak paradigma dari kalangan masyarakat, ada yang sifatnya menangguhkan kesuksesan grup/ kumpulan yang berasal dari Jogjakarta ini, ada juga yang hanya menganggap kesuksesan ini hanya bersifat sesaat saja. Namun, semua anggapan tersebut seolah pupus dan sirna dengan sendirinya ketika album kedua Sheila on 7 yang mengusung judul “Kisah Klasik Untuk Masa Depan”, dirilis pada tahun 2000. Hanya dalam kurun waktu beberapa minggu, lagu yang menjadi single hits di album tersebut kembali sukses menghiasi chart/ tangga lagu yang ada di radio maupun chart music television dengan peringkat atas serta bertahan selama beberapa minggu hingga menyusul single hits kedua yang juga menguasai deretan tangga-tangga lagu musik Indonesia.

Kesuksesan So7 di album perdana yang terjual hingga 1,2 juta keping, juga diikuti oleh album kedua ini. Baru sebulan diluncurkan, menurut Anton, album mereka ini sudah terjual hampir 500.000 keping. Dan pada akhirnya Album kedua sukses mengantongi angka penjualan sebesar 1,8 juta kopi.


Track List:

1. Sahabat Sejati
2. Bila Kau Tak Di Sampingku
3. Sephia
4. Just For My Mom
5. Sebuah Kisah Klasik
6. Temani Aku
7. Pagi Yang Menakjubkan
8. Lihat, Dengar, Rasakan
9. Tunggu Aku Di Jakarta
10. Kar'na Aku S'tia
11. Tunjuk Satu Bintang
12. S'lamat Tidur

Album Pertama Sheila On 7-->Sheila On 7

Artist : Sheila On 7
Album : Sheila On 7 (Self Titled)
Label : Sony Music Indonesia
Released Date : 1999

Album pertama dari anak-anak Jogja yang tergabung dalam band yang bernama Sheila On 7. Album pertama yang direlease dibawah naungan Major Label Sony Music Indonesia ini meraih sukses, dan melambungkan nama Sheila On 7 di blantika musik Indonesia.

Hampir 12 tahun sudah eksistensi Sheila on 7 di dunia musik Indonesia, sejak terbentuk pada 6 Mei 1996 hingga detik ini. Sebelumnya mereka dulu hanya merupakan sekumpulan anak muda yang boleh dikatakan tidak berbeda jauh dengan anak muda lainnya yang mempunyai hobi nongkrong, bermain musik, selalu gembira dalam kondisi apapun, serta mempunyai cita-cita istimewa, yaitu ingin bisa menciptakan karya seni dan menjadi band papan atas Indonesia. Mereka adalah lima orang remaja yang ber-attitude baik, ramah, dan juga anak mama, mereka dikenal sebagai Akhdiyat Duta Modjo (Vocal), Adam Muhammad Subarkah (Bass), Anton Widiastanto (Drum), Eross Candra (Guitar), Saktia Ari Seno (Guitar). 

Keikutsertaan mereka disetiap ajang musik yang diselenggarakan oleh sekolah maupun kampus telah memberikan dampak positif bagi perkembangan musikalitas Sheila on 7. Itu dapat dilihat dari prestasi yang mereka raih disetiap ajang festival musik yang mereka ikuti. Kesempatan mereka semakin terbuka setelah ada program Ajang Musikal (Ajang Musisi Lokal), yang diselenggarakan oleh G-Indie Production bekerjasama dengan Radio Geronimo. Program ini sangatlah positif, karena selain mengakomodir para musisi lokal untuk memperkenalkan karya-karyanya, mereka juga mempunyai kesempatan besar untuk maju bersaing bersama para musisi mapan yang berada di ibu kota. Keikutsertaan Sheila on 7 di ajang tersebut membuahkan hasil yang memuaskan, lagu dengan judul “Kita” menempati peringkat pertama selama beberapa bulan dan menjadi top request dikala itu. Hingga pada akhirnya jalan yang ditempuh Sheila on 7 untuk menjadi supergrup Indonesia semakin mantap. Selain itu pula dukungan restu yang besar dari Yang Maha Kuasa memudahkan perjuangan Sheila on 7 untuk menggapai cita – cita dan impian mereka.

Berbekal keyakinan dan tekad sungguh-sungguh, mereka berangkat ke Jakarta untuk mengadu nasib dan membawa serta demo rekaman karya-karya mereka berikut dengan profil band untuk ditawarkan ke beberapa label rekaman yang ada di Jakarta. Sampai pada satu ketika peluang tersebut terbuka untuk mereka berlima sehingga usaha gigih mereka pun akhirnya dapat membuahkan hasil. Sebab, tepat di awal tahun 1999 semua mimpi tersebut terwujud dengan dikontraknya Sheila on 7 hingga delapan album oleh salah satu perusahan industri rekaman besar terkemuka di Indonesia yaitu Sony Music Indonesia. Album perdana Sheila on 7 yang bertitel “Sheila on 7” pun dirilis. Album yang terjual 1,6 juta kopi tersebut sukses menuai hasil serta membawa nama Sheila on 7 harum dikalangan para musisi-musisi senior papan atas Indonesia dengan peringkat band pendatang baru dengan penjualan album fenomenal. Tentu saja hal ini mencengangkan banyak pihak, khususnya kalangan yang bergelut di industri musik Indonesia, karena dikala itu industri musik Indonesia sangat lesu dan belum pernah ada sebuah grup/kumpulan yang mampu menembus penjualan album di atas satu juta kopi.

Track list:
1. Tertatih
2. Kita
3. J.A.P.
4. Anugerah Terindah yang Pernah Kumiliki
5. Pede
6. Dan
7. Terlintas 2 Kata
8. Berai
9. Bobrok
11.Perhatikan, Rani !